MDVA kemudian mencekik korban hingga tewas dan membuang jasadnya di jurang tol Jangli Semarang.
"(Pembunuhan dilakukan di dalam) Kamar kosnya terduga pelaku," kata Bodia
"(Membunuh dengan cara) Dicekik," imbuhnya.
Perkara tersebut saat ini ditangani oleh Polrestabes Semarang, karena lokasi kejadian ternyata ada di wilayah Kota Semarang.
Untuk memastikan kerangka itu adalah Mozza, tes DNA dilakukan. Meski demikian ciri-ciri fisik mulai dari gigi, tinggi badan, hingga barang-barang yang ditemukan diakui oleh keluarga korban cocok.
"Iya bisa dipastikan itu (kerangka adalah Mozza). Dari ciri gigi yang ditambal sama jepit rambut yang ditemukan itu sesuai seperti keterangan ibunya," kata Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti melalui sambungan telepon pada NadiKabar, Jumat (4/9/2026).
Selain itu, Sriniti menyampaikan bahwa pakaian yang turut ditemukan bersama dengan kerangka juga sesuai. Ciri fisik berupa tinggi badan juga sama dengan Mozza.
"Pakaiannya sesuai dikenali sama ibunya, tinggi badannya juga sama," terang Sriniti.
Sriniti juga menyampaikan hasil DNA hingga kini belum keluar. Ia belum bisa memastikan estimasi waktunya.
"Hasil DNA-nya masih kita tunggu," ucap Sriniti.