Pada bisnis distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia menurun 1 persen YoY menjadi Rp9,41 triliun, sementara pendapatan dari penjualan suku cadang meningkat 7 persen YoY menjadi Rp1,14 triliun.
Di sisi lain, bisnis ritel MPMMotor mencatatkan pertumbuhan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 8 persen YoY menjadi Rp2,58 triliun, serta kenaikan pendapatan layanan purna jual sebesar 9 persen YoY menjadi Rp79 miliar.
Secara keseluruhan, pendapatan bersih segmen meningkat tipis 0,2 persen YoY menjadi Rp11,31 triliun. Laba kotor tumbuh lebih tinggi sebesar 9 persen YoY menjadi Rp987 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 8,7 persen dari 8,0 persen pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Ke depan, kami akan tetap berfokus pada pengelolaan biaya yang disiplin, kualitas aset, dan optimalisasi bauran bisnis untuk menjaga kinerja Perseroan secara berkelanjutan," ungkap Beatrice.