NADIKABAR.COM — Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, Sonny T. Danaparamita mengajak para guru menjadi garda terdepan dalam menanamkan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan ke generasi muda, terutama di era digital.

Sonny menegaskan guru memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun karakter dan membentuk kepribadian generasi penerus bangsa. Menurutnya, tugas guru tidak sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai moral, etika, serta semangat kebangsaan.

"Guru bukan hanya mengajarkan mata pelajaran, tetapi juga membentuk karakter anak-anak Indonesia. Di tengah tantangan global, disrupsi teknologi, dan perubahan zaman, guru merupakan benteng pertama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda," ujar Sonny dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026).

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Denpasar di Hotel 100 Sunset, Kuta, Bali, kemarin.

Sementara itu, Anggota MPR RI Abraham Liyanto menyoroti pentingnya menjaga kekayaan bahasa daerah dan keberagaman budaya sebagai salah satu identitas sekaligus kekuatan bangsa Indonesia. Ia mengingatkan keberagaman tersebut merupakan warisan bangsa yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Indonesia memiliki lebih dari 2500 bahasa daerah dan ribuan kebudayaan. Ini merupakan kekayaan luar biasa yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Tugas guru adalah memastikan anak-anak kita mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya sendiri sebelum mengenal budaya dari luar," tegas Abraham.

Pada kesempatan yang sama, Anggota MPR RI Wihadi Wijanto menyampaikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan guru.