NADIKABAR.COM — Anggota Kelompok I Badan Sosialisasi MPR dari Fraksi Partai Demokrat Nurwayah mengatakan guru atau tenaga pendidik memiliki jasa yang sangat besar. Sebab, para guru memiliki peran untuk mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid.

Bahkan, dia menilai hampir setiap orang memiliki guru dalam setiap perjalanan kehidupannya. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri sosialisasi Empat Pilar MPR RI berbasis komunitas, kerja sama MPR dengan Nawasena Leaders Institute di Bekasi, Minggu (4/10/2026). Turut hadir dalam acara itu anggota Badan Sosialisasi MPR RI Iyeth Bustami (F-PKB), Ahmad Junaidi Auli (F-PKS), dan narasumber sosialisasi Yoga Sumarsono.

"Sebelum terjun ke politik, saya adalah seorang guru. Jadi saya tahu betul dan bisa merasakan perjuangan serta suka duka seorang guru. Apalagi, saat ini masih banyak hak-hak guru yang belum bisa diberikan oleh negara, mulai dari gaji, kesejahteraan hingga sarana dan prasarana belajar," kata Nurwayah, Senin (5/10/2026).

Karena itu, Nurwayah mengapresiasi pengorbanan para guru. Dia berharap para pendidik tidak bosan dan lelah memberikan ilmu kepada murid-muridnya, meskipun masih banyak hak mereka yang belum bisa diberikan oleh negara.

Sambutan serupa disampaikan Iyeth Bustami. Menurutnya, dia tidak bisa mendidik anak-anaknya sendiri tanpa kehadiran dan bantuan guru. Karena itu, dia bersyukur dan berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anaknya.

"Para guru kita menghadapi tantangan yang semakin besar dalam mendidik. Berbuat keras sedikit, muridnya akan mengadu ke orang tua. Padahal, dulu kita belajar di kelas itu sering dimarahi sama guru agar kita tertib dan baik, tetapi sekarang itu tidak berlaku. Jadi harus tetap tegas, tetapi tidak boleh menyakiti," ujar Iyeth.