Alkautsar menyebut penentuan tarif tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat kondisi kendaraan dalam video. Kronologi transaksi saat masuk dan keluar gerbang tol, klasifikasi kendaraan, serta ketentuan operasional yang berlaku harus menjadi dasar pemeriksaan.

Ia pun meminta masyarakat tidak langsung menyalahkan petugas gerbang tol ataupun pengguna jalan sebelum fakta dan aturan yang berlaku dipastikan.

"Jangan terburu-buru menyalahkan petugas ataupun pengguna jalan. Periksa dahulu fakta dan dasar aturannya," ucap Alkautsar.

Lebih lanjut, MTI juga mendorong pengelola Tol Cipali memberikan penjelasan secara transparan mengenai peristiwa tersebut. Langkah itu dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan memahami penerapan tarif tol terhadap kendaraan towing.

Alkautsar pun berharap polemik yang berkembang di media sosial dapat menjadi sarana edukasi publik mengenai aturan tarif dan penggolongan kendaraan di jalan tol, bukan justru berkembang menjadi kesalahpahaman akibat informasi yang tidak lengkap.