NADIKABAR.COM — Manchester United belum bangkit di awal musim Premier League 2026/2027. Setan Merah baru meraih tujuh poin dari delapan pertandingan pertama. Itu menjadi start terburuk mereka pada tahap tersebut dalam hampir empat dekade.
Saat ini MU baru meraih satu kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam delapan laga awal Premier League musim ini. Kekalahan terbaru datang saat MU dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Minggu (25/10/2026) malam WIB.
Berdasarkan statistik Opta, perolehan tujuh poin tersebut menjadi yang terendah bagi MU setelah delapan pertandingan sejak musim 1986/1987. Saat itu, Setan Merah hanya mengumpulkan empat poin pada fase yang sama.
Kondisi ini semakin menegaskan buruknya performa MU pada awal musim. Mereka kesulitan mengumpulkan kemenangan dan belum mampu menunjukkan konsistensi untuk bersaing di Premier League.
Masalah MU bukan hanya soal minimnya poin. Statistik Opta juga menunjukkan betapa rapuhnya Setan Merah ketika bermain di kandang.
"Sejak musim 2023/2024, tidak ada tim di Premier League yang mengalami kekalahan kandang dengan selisih tiga gol atau lebih di semua kompetisi sebanyak Manchester United, yakni tujuh kali," demikian catatan Opta.
Statistik tersebut memperlihatkan bahwa kekalahan telak di Old Trafford telah menjadi masalah berulang bagi MU dalam beberapa musim terakhir.
Kekalahan 0-3 dari Bournemouth menjadi salah satu contoh terbaru. Bermain di hadapan pendukung sendiri tak cukup membantu Setan Merah menghindari hasil buruk.
Situasi kubu Setan Merah kian muram menilik hasil di seluruh ajang. Saat ini Manchester United sudah menjalani delapan pertandingan tanpa satu kali pun meraih kemenangan.
Selain enam laga di Premier League, laju buruk tersebut juga menyertakan dua pertandingan di Liga Champions. The Red Devils sudah tunduk di tangan Atletico Madrid dan Como secara berurutan.
Dalam empat pertandingan berikutnya, Man United sudah ditunggu Chelsea, AS Roma, Aston Villa, dan Liverpool. Di atas kertas, itu juga laga-laga yang amat menantang.