NADIKABAR.COM — Atlet para balap sepeda Indonesia Muhammad Fadli Imammuddin meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games pada nomor Men's C4 4.000 meter Individual Pursuit Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Izu Velodrome, Shizuoka, Jepang, Selasa.

Fadli mencatatkan waktu 4 menit 50,169 detik pada babak kualifikasi untuk menempati posisi pertama, sekaligus melampaui rekor Asian Para Games sebelumnya, yakni 4 menit 52,032 detik yang dibukukan atlet China Wang Xian pada 24 Oktober 2023 di Asian Games Hangzhou 2023.

Dalam kualifikasi, Fadli membukukan kecepatan rata-rata 49,626 kilometer per jam. Ia mencatatkan waktu 1 menit 18,934 detik pada 1.000 meter untuk menempati peringkat kedua, tertinggal 3,736 detik dari catatan terbaik pada titik tersebut.

Fadli kemudian meningkatkan performanya dengan mencatatkan waktu 2 menit 28,666 detik pada 2.000 meter dan menempati peringkat pertama. Ia mempertahankan posisi teratas pada 3.000 meter dengan waktu 3 menit 38,750 detik, sebelum menyelesaikan jarak 4.000 meter dalam 4 menit 50,169 detik.

Pada babak final, Fadli memastikan medali emas setelah atlet Iran Behrooz Farzad mengalami overlapped. Kondisi tersebut menandakan Fadli berhasil menyusul lawannya hingga satu putaran sehingga perlombaan berakhir sebelum pesaingnya menyelesaikan jarak penuh.

Medali perak diraih Farzad dari Iran, sementara medali perunggu menjadi milik atlet Uni Emirat Arab Abdulla Albalooshi. Dalam perebutan medali perunggu, Albalooshi mengungguli atlet Filipina Nikko Peralta yang juga mengalami overlapped.

Keberhasilan Fadli sekaligus melampaui rekor Asian Para Games tersebut menjadi medali emas ketiga kontingen Indonesia.

Sebelumnya, atlet para renang Indonesia Yavianda Maulana Rifky mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia pada Senin (19/10), kemudian atlet para atletik Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih medali emas kedua bagi Indonesia dengan memenangi final nomor lempar cakram putra F57, Selasa.