Muhammadiyah secara resmi memberlakukan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sejak 2025. Kalender ini menerapkan prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia dan memandang seluruh permukaan bumi sebagai satu matlak.
KHGT berlandaskan tiga prinsip utama: Keseragaman hari dan tanggal di seluruh dunia untuk memulai bulan baru; Penggunaan hisab (perhitungan astronomi) sebagai metode penentuan waktu, yang memungkinkan peramalan jadwal penanggalan jauh ke depan; dan Kesatuan matlak, yaitu anggapan bahwa seluruh permukaan bumi merupakan satu zona waktu untuk kalender Islam.
Berdasarkan KHGT Muhammadiyah, maka tanggal awal puasa Ramadan dan Idul Fitri 2027 sebagai berikut:
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag RI) dan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) hingga kini belum menetapkan kapan awal Ramadan 1448 H. Sebab, keduanya harus melaksanakan Sidang Isbat terlebih dahulu pada akhir Syaban dengan pertimbangan hasil hisab dan rukyatul hilal.