NADIKABAR.COM — Pemerintah Meksiko mengumumkan kebijakan baru terkait penggunaan ponsel bagi kalangan pelajar. Meksiko resmi melarang siswa sekolah dasar dan menengah menggunakan ponsel selama berada di lingkungan sekolah.
Kebijakan itu diumumkan secara langsung oleh Presiden Meksiko Claudia Sheibaum pada Senin (21/9) waktu setempat. Langkah itu diambil untuk membantu siswa lebih fokus pada pembelajaran.
"Tujuannya adalah memulihkan kreativitas dan menghindari penggunaan ponsel secara sembarangan, yang jika dikaitkan dengan media sosial dapat menimbulkan dampak sangat negatif," kata Sheibaum dilansir AFP, Selasa (22/9/2026).
Kebijakan tersebut mulai berlaku pada November tahun ini. Siswa akan dilarang menggunakan ponsel di dalam kelas maupun saat jam istirahat, kecuali dalam keadaan darurat atau selama kegiatan sekolah yang telah direncanakan.
Pembatasan ini tidak berlaku bagi siswa di tiga tahun terakhir masa sekolah sebelum perguruan tinggi maupun bagi mahasiswa.
Pemerintah menetapkan kebijakan ini setelah berkonsultasi dengan para pendidik dan ahli mengenai dampak buruk kecanduan media sosial terhadap anak-anak dan remaja.
Menurut Kementerian Pendidikan Meksiko, 81 persen guru yang disurvei menyatakan bahwa pembatasan penggunaan ponsel di sekolah merupakan hal yang perlu dilakukan.
Peraturan yang diterapkan pemerintah Meksiko ini menambah daftar negara yang melarang siswanya menggunakan ponsel di sekolah. Prancis, Selandia Baru, hingga Peru sebelumnya telah menerapkan kebijakan serupa tahun ini.
Negara-negara tersebut menilai penggunaan ponsel yang berlebihan bagi pelajar berdampak pada potensi depresi, masalah citra tubuh, isolasi social hingga risiko bunuh diri.