Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden pembakaran dan pembacokan tersebut. Polisi tengah mendalami dugaan perlawanan bandar dalam insiden tersebut.

"Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa yang kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya atau memang terbakar," ungkap Nasriadi.

Polisi mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Jika pembakaran itu merupakan perlawanan bandar narkoba, pihak kepolisian akan melakukan penindakan.

"Kalaupun itu merupakan ulah dari jaringan narkoba atau bandar narkoba yang terusik bisnisnya atau yang terusik, kita akan cari kejar mereka sampai ke akar-akarnya. Polisi dalam hal ini tidak takut dengan bandar narkoba dan kita terus melakukan pemberantasan narkoba sesuai petunjuk perintah Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro Jaya," jelasnya.

Pasca operasi pembersihan kampung ambon dari penyalahgunaan narkoba, petugas kembali mengamankan delapan orang yang diduga hendak melakukan transaksi narkotika di kawasan Jalan Kristal Ujung pinggir kali kapuk pulo, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kedelapan orang tersebut diamankan pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB oleh petugas kepolisian dan selanjutnya dibawa ke Polsek Cengkareng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan lima unit sepeda motor dari berbagai merek serta tujuh unit telepon genggam Android yang kini menjadi bagian dari barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.