Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Muncul Fenomena 'Telor Ceplok' di Gunung Anak Krakatau, Apa Itu?
Kondisi Gunung Anak Krakatau mereda usai erupsi besar yang terjadi pada 3 September 2026 lalu. Kini tersisa hanya aktivitas kegempaan dan asap putih sisa erupsi. Da
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 18 September 2026 pukul 16:40 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Iya itu kawah GAK, jadi itu adalah air yang terkontaminasi dengan gas belerang," kata Suwarno, Jumat (18/9/2026).
Meski begitu, Suwarno menerangkan tidak semua gunung berapi membentuk fenomena serupa. Menurutnya, fenomena yang terdapat di Gunung Anak Krakatau hasil dari kontaminasi dinding kawah.
"Tidak semuanya, kalau belerang semuanya gunung api pasti ada. Disana (GAK) ada genangan air, terkontaminasi oleh belerang jadi seperti itu warnanya, dan juga bisa terkontaminasi dengan lapisan dinding kawah itu," jelasnya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.