Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Muncul Fenomena 'Telor Ceplok' di Gunung Anak Krakatau, Apa Itu?
Kondisi Gunung Anak Krakatau mereda usai erupsi besar yang terjadi pada 3 September 2026 lalu. Kini tersisa hanya aktivitas kegempaan dan asap putih sisa erupsi. Da
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 18 September 2026 pukul 16:40 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Meski aktivitas erupsi sudah berhenti, Suwarno bilang kegempaan masih terus terjadi. Pada Jumat (18/9/2026) dinihari, tercatat satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 12 milimeter dan durasi 5 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 8 milimeter dan durasi 72 detik.
"Kalau kegempaan masih terjadi, tercatat tadi malam Tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,5-6 mm (dominan 2 mm)" katanya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.