NADIKABAR.COM — Di balik polesan cat baru bertuliskan 'Malang Menyala Bersama' tersimpan cerita berharga yang kini resmi tertutup. Dinding yang dulu dihiasi mural legendaris 'Malang The Glory Land' karya almarhum Heri Sucahyo alias Sam Nyek bukan sekadar lukisan jalanan biasa.
Mural tergambar pada dinding salah satu bangunan di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang dibuat sekitar tahun 2016 itu memuat pesan mendalam tentang persatuan warga Malang yang kini perlahan hilang dari ruang publik.
Sahabat almarhum Sam Nyek Andi F Sinyo mengungkapkan bahwa karya tersebut lahir saat dunia sepakbola di Malang tengah dihantam isu dualisme. Di tengah situasi yang memanas dan memecah belah warga, Sam Nyek secara sadar memilih diksi yang inklusif untuk menyatukan semua pihak.
"Kenapa nggak ditulis 'Arema The Glory Land'? Dia memilih diksi 'Malang', timbang 'Arema'," ujar Sinyo kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).