"Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Musa Rajekshah dan BWS sudah memperhatikan Kota Tebing Tinggi dan ini sudah sangat membangu pembangunannya. Warga juga diharapkan dapat menjaga dan merawat pembangunan penahan banjir," ungkapnya.

Feri menjelaskan bahwa konstruksi penahan banjir berupa parapet telah dibangun di lokasi pertama. Pembangunan dinding beton tegak lurus tersebut dirancang untuk mencegah luapan air sungai.

Sementara itu, BBWS Sumatera II Medan turut membangun dinding penahan gerusan akibat abrasi di lokasi sungai kedua. Konstruksi susunan beton dipasang di kaki dasar sungai untuk mencegah erosi berlanjut yang berpotensi mengancam permukiman warga.