"Saya pikir dia akan menyerang. Sejujurnya, dari empat balapan berikutnya, tiga akan cocok untuk Aprilia dan ada satu balapan di mana kami bisa lebih cepat daripada mereka," kata Tardozzi.

Namun, Ducati tetap percaya diri karena memiliki Marquez sebagai andalan. Di sisi lain, Tardozzi juga tetap menghormati kekuatan rival-rival Ducati, terutama Aprilia yang memiliki dua pebalap dalam persaingan gelar.

"Pada akhirnya, kami memiliki Marc Marquez. Itu yang membuat kami tenang," ujarnya.

"Kami tahu lawan-lawan kami sangat kuat. Mereka memiliki dua pebalap yang bersaing untuk kejuaraan. Jadi, mereka mendapatkan rasa hormat penuh dari kami karena kami tahu potensi mereka sebagai pabrikan dan terutama sebagai pebalap," kata Tardozzi.

"Namun, sekali lagi, kami adalah Ducati, kami selalu berada di sana, dan kami memiliki Marc Marquez."