NADIKABAR.COM — Atlet para renang Indonesia Mutiara Cantik Harsanto membukukan prestasi tertingginya dengan meraih medali perak pada Asian Para Games Aihci-Nagoya 2026 di Nagoya, Jepang.
"(Medali perak) ini menjadi pencapaian tertinggi saya sejauh ini setelah mengikuti tiga edisi Asian Para Games di Jakarta, Hangzhou, dan Nagoya," kata Mutiara Cantik Harsanto saat ditemui di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Kamis.
Ia meraih medali perak 100 meter gaya dada putri setelah finis di posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 27,62 detik, di bawah atlet China Meng Zhang dengan 1 menit 15,81 detik.
Medali perak itu merupakan medali kedua Mutiara kedua setelah mengantongi perunggu pada nomor estafet.
Ia menjelaskan bahwa persaingan pada nomor tersebut cukup berat dengan dominasi para atlet China yang menempati ranking satu, dua, tiga di Asia. Sementara Mutiara sendiri berada peringkat keempat.
Pada Asian Games kali ini, kata dia, dua atlet China tidak yang berada di peringkat kedua tidak mengikuti turnamen tersebut. Oleh sebab itu, Mutiara pun memanfaatkan absenya dua atlet tersebut untuk merebut medali perak dalam turnamen tersebut.
"Alhamdulillah akhirnya bisa merebut perak yang merupakan pencapaian terbaik saya sejauh ini," katanya.
Cabang para renang telah mempersembahkan tiga emas melalui atlet Maulana Rifky Yavianda (dua emas) dan Abdil Majid Rahman.
Tambahan medali itu membuat kontingen Indonesia yang dipimpin Chef de Mission Reda Manthovani hingga saat ini mengoleksi 10 emas. Indonesia masih berpeluang menambah emas melalui atlet-atlet yang akan memainkan partai laga final pada Jumat (23/10).