NADIKABAR.COM — Tunggal putri Indonesia Mutiara Ayu Puspitasari mendapat pelajaran berharga mengenai ketenangan dan kemampuan menghadapi tekanan pemain papan atas setelah langkahnya terhenti pada babak 16 besar Korea Open 2026 di Yeosu, Korea Selatan, Kamis.
Mutiara harus mengakui keunggulan unggulan keenam asal Taiwan Lin Hsiang Ti dengan skor 20-22, 21-19, 13-21 dalam penampilan perdananya pada turnamen BWF World Tour Super 500.
"Saya merasa di pertama kali menghadapi turnamen Super 500, saya bersyukur penampilan saya cukup baik," kata Mutiara dalam keterangan resmi PBSI, Kamis.
Mutiara menilai penampilannya mengalami peningkatan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Namun, ia mengakui masih kesulitan menjaga ketenangan dan keyakinan ketika pertandingan memasuki poin-poin kritis.