Meski gagal melangkah ke perempat final, Mutiara menilai pengalaman menghadapi pemain unggulan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas permainannya pada turnamen berikutnya.

Ia menyadari menghadapi pemain dengan level lebih tinggi bukan hanya membutuhkan kemampuan teknik, tetapi juga ketenangan serta kecepatan dalam menyesuaikan strategi di tengah pertandingan.

"Pelajaran yang bisa diambil, paling keliatan dari lawan Lin Hsiang Ti tadi bagaimana menghadapi top level, saya rasa ketenangan dan perubahan cara mainnya harus cepat diadaptasi lagi," kata Mutiara.