NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya resmi meningkatkan status perkara kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret anak artis Ruben Onsu, Alfonsus Toribio Tenkudi alias Betrand Peto (BP) ke tahap penyidikan.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar menyebut hal itu dilakukan penyidik usai memeriksa pihak korban selaku pelapor berinisial ANW, sejumlah saksi terkait hingga pihak terlapor BP.
Lewat peningkatan status tersebut, artinya penyidik telah menemukan dugaan unsur pidana terkait kekerasan seksual yang dilaporkan oleh korban.
"Perkara dengan pelapor ANW tersebut telah meningkat dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak 27 Oktober 2026," ujarnya kepada wartawan, dikutip Sabtu (31/10).
Selain itu, Onkoseno menyebut penyidik juga telah menyita beberapa alat bukti lainnya mulai dari hasil visum, rekaman CCTV, dokumentasi luka, serta percakapan melalui media sosial.
Usai peningkatan status tersebut, ia mengatakan penyidik akan segera memeriksa kembali BP selaku terlapor dan ANW sebagai pelapor atau korban.
"Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap korban, saksi-saksi, dan terlapor untuk melengkapi pembuktian," jelasnya.
"Status hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti," imbuhnya.
Sebelumnya Betrand Peto diketahui dilaporkan terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh seorang wanita berinisial AW ke Polda Metro Jaya, Sabtu (12/9). Dugaan TPKS itu disebut terjadi di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
AW selaku pelapor telah dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya pada Senin (14/9). Total ada 23 pertanyaan yang diberikan penyidik dalam pemeriksaan itu.
Di sisi lain, Betrand telah membantah tudingan terkait pelecehan seksual tersebut. Didampingi kuasa hukumnya dalam konferensi pers pada Senin (14/9), anak angkat Ruben Onsu itu menyebut bahwa kabar yang beredar di media sosial tidak mencerminkan fakta di lapangan.
"Saya ingin menyampaikan bahwa seperti yang sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang," kata Betrand.
"Untuk permasalahan yang dia bilang aku tuh tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali," sambungnya.
Betrand pun menyebut dirinya berjanji untuk kooperatif menghadapi gugatan hukum yang dilayangkan kepada dirinya. Ia juga memastikan tidak akan menutupi, atau pun memanipulasi apa yang sebenarnya terjadi.