Penguatan ini dipicu oleh pertumbuhan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,06 persen, jauh melampaui Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik tipis 0,08 persen.

"Kenaikan NTP didorong oleh indeks harga yang diterima petani (It) yang tumbuh 1,06 persen, terutama peningkatannya dipicu oleh kenaikan harga gabah, cabai rawit, cabai merah, dan buncis di tingkat produsen," ujarnya.