Program ini telah menjalani uji coba pada 3 Oktober 2026. Marulina menyebut sekitar 300 pengunjung mendaftar melalui aplikasi JAKI dan situs jakarta.go.id. Pendaftaran dilakukan untuk mendata pengunjung sekaligus menjaga kualitas dan infrastruktur kompleks Balai Kota yang merupakan bangunan bersejarah.
Di luar layanan publik, warga dapat mengikuti tur kompleks Balai Kota mulai dari pendopo hingga Blok G, serta mengenal sejarah bangunan yang diperkirakan berdiri sejak 1890 melalui pemandu.
Anak-anak juga dapat mencoba menjadi reporter melalui program Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Hasil kegiatan mereka nantinya ditayangkan melalui kanal YouTube Berita Jakarta DKI Jakarta.
Sementara itu, Ruang Pola di lantai dua dapat digunakan komunitas film untuk mengadakan pemutaran film. Namu Balai Kota turut menghadirkan Community Playground dan Community Stage untuk kegiatan warga, termasuk pertunjukan musik dan permainan tradisional.
Pelaksanaan program ini melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia, Abang None, organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah lembaga terkait. Informasi mengenai kegiatan dan kunjungan dapat diakses melalui situs smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.