"Dan arahan hari ini adalah bagaimana kita sebagai perempuan saat ini, sebagai sayap partai perempuan Nasdem, bisa meningkatkan keterwakilan perempuan nantinya di tahun 2029," katanya.
Andina menyebut NasDem saat ini telah memenuhi angka 30 persen keterwakilan perempuan baik itu di DPR RI maupun DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Namun, capaian tersebut dinilai belum cukup.
"Dari Nasdem kami sudah mencapai 30 persen di DPR RI, mencapai lebih dari 30 persen untuk caleg perempuan. Dan kita akan meningkatkan lagi nanti di 2029. Dan juga di DPRD Provinsi juga sudah mencapai 30 persen," ucapnya.
Menurut Andina, NasDem tidak ingin memandang ketentuan 30 persen sebagai sekadar kewajiban administratif dalam pencalonan anggota legislatif. Karena itu, ia menargetkan keterwakilan perempuan di Pileg 2029 mendatang bisa berada di angka 50 persen.
"Itu bukan menjadi masalah buat partai Nasdem, tetapi bagaimana 30 persen ini adalah titik awal untuk kami supaya kami nanti bisa mencapai 50 persen keterwakilan di DPR RI maupun juga di DPRD Provinsi," tegasnya.