"Selama belum ada eksekusi, kami tetap di sana. Ada yang menjaga aset-aset di sana," tambahnya.
Langkah relokasi ini diambil sebagai bentuk perlindungan pemerintah agar para murid terbebas dari intimidasi dan gangguan psikologis di lingkungan sekolah lama.
"Kami ingi menghindari jangan sampai ada lagi teror-teror yang dilakukan dengan penggembokan seperti itu. Itu kan teror. Kasihan anak-anaknya. Kita pasang badan untuk memastikan hak pendidikan anak-anak," pungkasnya.
Farhan menambahkan, penampungan di SDN 148 Cibaduyut bersifat sementara sembari menunggu penyelesaian pembangunan gedung permanen yang baru untuk SDN 026 Bojongloa.
"Alhamdulillah, sebetulnya dari kemarin (relokasi sudah dilakukan). Tapi hari ini kita resmi sudah memastikan bahwa anak-anak SD Negeri 026 Cibaduyut itu sedang dalam proses untuk pemindahan, maka sekarang sudah selesai pemindahannya, dari tanah yang lama untuk sementara ditampung dulu di SDN 148 Cibaduyut," ujarnya.