Manajer Tottenham, Roberto De Zerbi, mengungkapkan bahwa dirinya sempat berusaha meyakinkan Richarlison untuk bertahan. Namun, dinamika yang terjadi selama musim panas mengubah segalanya.
"Richarlison adalah orang yang baik, sangat baik. Saya sering berbicara dengannya dan meluangkan waktu untuk meyakinkannya agar bertahan, namun jika Anda bertanya kepada saya, saya tahu kenyataannya," ujar De Zerbi.
"Saya tahu apa yang terjadi dalam satu bulan terakhir, atau 45 hari terakhir, dan situasinya jelas, tetapi saya tidak merasa frustrasi."
"Jika saya sendiri yang memutuskan untuk mencoretnya dari skuad, saya pasti akan menyesal, namun keputusan itu bahkan bukan diambil oleh klub. Hal ini merupakan konsekuensi dari apa yang sudah saya sampaikan kepada Anda, yaitu keputusannya sendiri..."
De Zerbi menyayangkan akhir cerita yang pahit ini, sebab ia meyakini Richarlison masih memiliki peran krusial bagi tim.