"Mudah-mudahan memang sesuai apa yang disampaikan Pak Gubernur ya, waktunya kurang lebih satu bulan ini bisa ini, bisa sesuai dengan target," ujarnya.

"Jadi Oktober mudah-mudahan sudah bisa mulai pembongkaran," imbuhnya.

Namun, Pemprov Jabar belum dapat memastikan berapa lama proses pembongkaran akan berlangsung. Perhitungan teknis mengenai durasi pekerjaan baru akan dilakukan setelah tahapan administrasi dan lelang selesai.

"Nanti belum dihitung secara sedetail kaitan dengan waktu pembongkarannya," ucap Norman.

Menurut Norman, saat ini pihaknya masih berfokus menyelesaikan tahapan paling awal, yakni penilaian aset, peninjauan DJKN, dan proses lelang. Setelah itu, barulah pekerjaan fisik pembongkaran dapat dilakukan.