"Kemudian tujuh orang itu menjalani PCR dan hasilnya yang positif konfirmasi antraks ada empat orang," ujarnya.

Dari temuan tersebut, Dinkes melanjutkan penelusuran terhadap orang yang memiliki riwayat kontak langsung dengan kambing tersebut. Hasilnya, ada 47 orang yang berisiko terpapar antraks.

"Jadi 47 orang itu memiliki riwayat paparan terhadap hewan maupun produk hewan yang berasal dari kambing yang mati mendadak," ucapnya.