NADIKABAR.COM — Empat warga di Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Mereka terpapar antraks setelah mengonsumsi bangkai kambing.

"Awalnya ada warga yang periksa ke Puskesmas dan ternyata mengalami gejala klinis antraks. Setelah penyelidikan epidemiologi ada tujuh orang suspek antraks," kata Kepala Dinkes Gunungkidul, Ismono, Jumat (2/10/2026).

Kejadian itu, lanjut Ismono terjadi pada awal bulan September 2026. Ismono melanjutkan, tujuh orang tersebut ternyata memiliki riwayat kontak langsung dengan kambing yang mengalami kondisi lemas dan kemudian mati mendadak.

"Kemudian tujuh orang itu menjalani PCR dan hasilnya yang positif konfirmasi antraks ada empat orang," ujarnya.

Dari temuan tersebut, Dinkes melanjutkan penelusuran terhadap orang yang memiliki riwayat kontak langsung dengan kambing tersebut. Hasilnya, ada 47 orang yang berisiko terpapar antraks.

"Jadi 47 orang itu memiliki riwayat paparan terhadap hewan maupun produk hewan yang berasal dari kambing yang mati mendadak," ucapnya.