NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberi dukungan untuk Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dia juga mengandalkannya untuk meraih kemenangan pemilu yang mutlak.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/10/2026), Netanyahu mengisyaratkan bahwa mereka mungkin akan menyerang Iran secara bersama-sama lagi. Setelah mendapat dukungan Trump, Netanyahu merilis sebuah video yang memperlihatkan kedua pemimpin itu saling melontarkan pujian melalui panggilan telepon.

"Saya rasa Anda akan meraih kemenangan yang sangat besar," kata Trump.

"Anda adalah orang yang saya inginkan berada di samping saya, Bibi," ujar Trump, menyapa Netanyahu dengan nama panggilannya.

Netanyahu, sambil mengingatkan sang presiden yang dikenal ceplas-ceplos itu bahwa panggilan mereka dapat didengar secara terbuka. Dia memuji Trump karena telah bergabung dengan Israel dalam menyerang Iran, yang merupakan tujuan bertahun-tahun dari PM paling lama menjabat di Israel tersebut.

"Donald, kita punya tugas yang harus diselesaikan," kata Netanyahu.

"Kita akan menyelesaikannya bersama-sama. Kita yang akan menyelesaikannya, dan tidak ada orang lain yang akan melakukannya," sambungnya.

Netanyahu tidak menjelaskan lebih rinci, tetapi kembali menggambarkan negara Iran, yang tetap bertahan berkuasa hampir delapan bulan setelah serangan besar-besaran gabungan tersebut, sebagai 'bahaya terbesar'.