Sumber Press TV itu juga mengatakan tujuan dari hal tersebut adalah untuk menyeret Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke dalam perang lain melawan Iran.
Sumber tersebut juga mengaitkan rencana itu dengan situasi politik dalam negeri Israel, dengan menyatakan bahwa Netanyahu khawatir mengenai prospek koalisinya dalam pemilihan parlemen yang akan datang.
Press TV tidak mengungkap identitas sumber maupun menyajikan bukti dalam laporannya untuk memperkuat tuduhan tersebut.
Belum ada tanggapan langsung dari Israel, Uni Emirat Arab, maupun AS terkait tuduhan tersebut.
Tuduhan itu muncul sehari setelah penerbangan flydubai FZ1073, yang mengangkut 174 penumpang dari Dubai ke Tel Aviv, melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz di Kota Tabuk, Arab Saudi.
Rabu (30/9), flydubai menyatakan terjadi "perselisihan di kokpit" dan awak pesawat dapat mengamankan pesawat sebelum pesawat tersebut dialihkan dengan selamat ke Arab Saudi.