"Saya ingin mengetahui apakah ancaman tersebut nyata, dan jika iya, bagaimana Perdana Menteri bersiap kali ini untuk memastikan pemilu berlangsung tanpa gangguan," kata Lapid dalam pernyataan via media sosial X.

Menanggapi pernyataan Lapid itu, kantor Netanyahu menyatakan bahwa sang PM telah "menginstruksikan sekretaris militernya untuk memberikan informasi terkini kepada pemimpin oposisi hari ini mengenai perkembangan terbaru".

Tak lama setelah Netanyahu menyampaikan peringatannya, Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Katz mengancam akan menargetkan para pemimpin Hamas yang berbasis di luar Gaza. Ancaman ini dilontarkan setelah militer Israel mengumumkan kematian komandan Hamas dalam serangan di Gaza bagian utara semalam.

"Para pemimpin Hamas di luar negeri juga menjadi target. Tidak satu pun dari para pembunuh keji ini, yang berperan sentral dalam pembantaian 7 Oktober, boleh mati dengan tenang di tempat tidur mereka," kata Katz dalam pernyataan via video.