"Dulu, mereka lolos akibat suatu insiden yang tidak berjalan sesuai rencana, namun kesempatan berikutnya pasti akan tiba, dan mereka pun akan dikirimkan ke dasar neraka," tegasnya, diduga merujuk pada serangan udara Israel terhadap rapat petinggi Hamas di Qatar pada September 2025 lalu.
Dalam beberapa pekan terakhir, Netanyahu dan Katz berulang kali melontarkan peringatan kepada Iran, kelompok Hizbullah yang bermarkas di Lebanon, dan bahkan Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat. Mereka juga menjanjikan pembalasan jika terjadi serangan terhadap Israel.
Pemilu legislatif Israel dijadwalkan pada 27 Oktober mendatang, dengan Netanyahu menghadapi persaingan ketat untuk bisa kembali memimpin Tel Aviv.