NADIKABAR.COM — Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengunjungi pasukan Israel di Jalur Gaza pada Rabu (2/9) waktu setempat. Di hadapan tentara Israel, Netanyahu bersumpah tidak akan menarik mundur pasukan, meski ada upaya mediator untuk memajukan rencana perdamaian Gaza yang didukung Amerika Serikat (AS).
Kunjungan tersebut, seperti dilansir AFP, Kamis (3/9/2026), merupakan kunjungan pertama Netanyahu ke Jalur Gaza, yang hancur akibat gempuran Israel, sejak gencatan senjata tim redaksi Tel Aviv dan kelompok Hamas diberlakukan pada Oktober 2025.
Netanyahu berbicara kepada pasukan Israel yang bertugas di area bernama Yellow Line, yang memisahkan wilayah Gaza yang ada di bawah kendali Hamas dan wilayah di bawah kendali militer Tel Aviv.
"Kita menguasai area ini. Kita tidak akan mundur. Kita tetap bertahap di garis ini," tegas Netanyahu dalam pernyataannya.