Insiden flydubai itu melibatkan penikaman oleh kopilot terhadap pilot di kokpit, dengan Netanyahu menyebut bahwa salah satu pilot dalam penerbangan itu "tampaknya berupaya menjatuhkan pesawat dengan semua orang di dalamnya". Terdapat 174 orang di dalam pesawat itu, yang sebagian besar warga negara Israel.
Dituturkan sumber regional yang berbicara kepada Press TV bahwa operasi tersebut dibahas dan dimatangkan dalam kunjungan rahasia Netanyahu ke UEA pada Minggu (27/9) waktu setempat, atau tiga hari sebelum insiden flydubai terjadi.
Sumber tersebut mengklaim bahwa Netanyahu didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan intelijen Israel dalam kunjungan rahasia itu. Disebutkan juga bahwa diskusi yang melibatkan para pejabat dari beberapa negara Arab itu berfokus pada merancang operasi yang nantinya dapat dituduhkan kepada Iran.
Sumber regional yang dikutip Press TV itu menduga bahwa tujuan dari operasi tersebut adalah menyeret Presiden AS Donald Trump ke dalam perang lanjutan melawan Iran.