NADIKABAR.COM — Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dicurigai merencanakan operasi pembajakan pesawat dengan taktik "false flag" dan memanfaatkannya dalam upaya menyeret Amerika Serikat (AS) ke dalam perang lanjutan melawan Iran.

Kecurigaan tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (2/10/2026), dilontarkan oleh media pemerintah Iran, Press TV, yang mengutip keterangan "sumber regional yang mengetahui informasi tersebut" dalam laporan terbaru pada Kamis (1/10) waktu setempat.

Menurut sumber yang dikutip Press TV tersebut, upaya pembajakan terhadap pesawat maskapai Uni Emirat Arab (UEA), flydubai, yang mengudara dari Dubai menuju Tel Aviv pada Rabu (30/9) waktu setempat, merupakan bagian dari taktik "false flag" yang dimaksud.

Taktik "false flag" merupakan tindakan atau serangan yang dirancang dan dilakukan oleh suatu pihak, namun secara sengaja dibuat seolah-olah dilakukan oleh pihak lainnya untuk dijadikan kambing hitam.