Netanyahu, saat berbicara kepada Fox News, mengatakan bahwa Israel memberikan informasi intelijen kepada Inggris mengenai rencana serangan tersebut sesaat sebelum pemerintahan Burnham mengumumkan sanksi pada 8 September terhadap produk-produk dari permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.

"Anda ingin tahu betapa tidak masuk akalnya situasi di sana, dan sejauh mana propaganda anti-Israel telah berkembang?" ujar Netanyahu kepada Sean Hannity, pembawa acara berhaluan konservatif di jaringan televisi AS tersebut.

"Kami memberikan informasi intelijen kepada pihak Inggris bahwa akan ada serangan, dan itu adalah serangan yang disponsori Iran. Namun, hampir keesokan harinya, mereka justru menjatuhkan sanksi kepada kami," katanya.

Netanyahu telah menghabiskan waktu berpuluh-puluh tahun untuk memperingatkan tentang ancaman dari negara Iran, meskipun terkadang ia menghadapi sikap skeptis dari pihak lain.