Laporan jurnalis AFP itu menyebutkan bahwa tentara Israel akhirnya menembak mati para pelaku penyerangan. Dua jenazah tergeletak di atas tanah di samping sebuah pom bensin, dengan tentara Israel melakukan patroli di area sekitar.
Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom, melaporkan bahwa serangan penembakan yang terjadi Jumat (23/10) pagi di area itu melukai lima orang, dengan dua orang di antaranya dalam kondisi kritis. Lima korban luka dalam penembakan itu merupakan warga Israel yang ada di Tepi Barat.
Menteri Israel Serukan Otoritas Palestina Dibubarkan
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang dikenal kontroversial menyerukan pembubaran Otoritas Palestina yang berkantor di Ramallah, menyusul serangan di Tepi Barat itu.
"Kita harus bertindak sebelum terlambat. Otoritas Palestina harus dibubarkan dan didemiliterisasi, dan infrastruktur terornya harus dimusnahkan sepenuhnya," kata Ben-Gvir dalam pernyataannya.
Sejauh ini, tidak ada bukti yang menunjukkan keterlibatan Otoritas Palestina dalam serangan di Tepi Barat tersebut.