NADIKABAR.COM — Aparat gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai membongkar laboratorium rahasia (clandestine lab) narkotika terbesar di Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh.
Clandestine lab itu berbentuk ruko dua pintu. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan dua warga negara China berinisial LJ (45) dan XM (42) yg didatangkan khusus sebagai ahli kimia atau peracik utama sabu.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan lewat penindakan itu, aparat berhasil menggagalkan peredaran sabu cair (liquid methamphetamine) dan sabu kristal jaringan internasional dengan total barang bukti mencapai 1,2 ton.
"Dua warga negara Tiongkok selaku koki utama atau ahli kimia berinisial LJ (45) dan XM (42) juga kita amankan dalam penggerebekan itu," kata Suyudi saat memberikan keterangan pers di Pidie, Jumat (23/10).
Kedua ahli kimia asal China itu diketahui sudah memetakan lokasi sejak pertengahan tahun ini. Mereka awalnya bertolak dari Yunnan, China, dan sempat transit di Malaysia, lalu LJ dan XM tiba di Banda Aceh pada Juni 2026.