Netanyahu menyebut kedua partai Arab itu sebagai ancaman bagi Israel.

"Sejak hari pertama, kami telah mengulurkan tangan untuk membentuk pemerintahan nasional yang luas," ujar PM Israel tersebut.

Namun Netanyahu menambahkan bahwa dirinya memiliki mandat untuk tetap menjadi PM menyusul pemilu legislatif pekan lalu.

"Mayoritas jelas dari masyarakat Yahudi memilih Likud sebagai partai terbesar dan memilih saya, sebagai Perdana Menteri, untuk memimpin pemerintahan selanjutnya," tegasnya.

Kubu Oposisi Rekomendasikan Gadi Eisenkot sebagai PM Israel

Beberapa hari terakhir, lobi-lobi politik gencar dilakukan kubu oposisi Israel demi mewujudkan koalisi kuat untuk bisa membentuk pemerintahan. Kubu oposisi juga disebut sebagai blok anti-Netanyahu.