NADIKABAR.COM — Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menyebut bahwa kelompok asal Lebanon yang didukung Iran itu tidak memedulikan hasil pemilu Israel. Ia menegaskan akan terus melanjutkan perlawanan terhadap negara tetangga itu, siapa pun pemenangnya.
Dilansir AFP, Kamis (29/10/2026), dengan 85 persen suara telah dihitung, blok sayap kanan pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu unggul tipis atas blok oposisi utama, namun belum mencapai mayoritas dalam pemilu tersebut.
"Kami tidak memedulikan siapa yang memerintah Israel, tetapi harus ditegaskan bahwa mereka tidak bisa terus melakukan pendudukan dan harus segera meninggalkan tanah kami," ujar Qassem dalam sebuah pernyataan tertulis.