Netflix memiliki sekitar 16.000 karyawan pada akhir tahun lalu. Meski bisnisnya masih tumbuh, perusahaan menghadapi keraguan investor mengenai kemampuannya mempertahankan pertumbuhan di tengah persaingan industri streaming.
Salah satu yang menjadi perhatian investor di Netflix yakni tingkat keterlibatan pengguna atau engagement, yang diukur berdasarkan durasi waktu pengguna menonton Netflix. Pasalnya, platform seperti YouTube dan TikTok mampu menarik penonton melalui konten buatan pengguna yang dapat ditonton secara gratis. Model bisnis tersebut memberikan keunggulan biaya dibandingkan Netflix.
Saham Netflix telah turun sekitar 25% sepanjang tahun ini, meskipun pada perdagangan Rabu naik 0,7%. Kegagalan Netflix dalam upayanya mengakuisisi aset layanan streaming dan studio Warner Bros Discovery pada awal tahun ini semakin memunculkan keraguan terhadap strategi perusahaan. Paramount menyelesaikan akuisisi Warner Bros senilai US$ 110 miliar pada awal bulan ini untuk membentuk Skydance (SKYD.N).