Meski demikian, aturan tersebut tidak berlaku untuk semua situasi cedera kiper. Ada sejumlah pengecualian yang telah ditetapkan.

Kiper tetap bisa mendapatkan perawatan tanpa konsekuensi tersebut apabila mengalami pendarahan. Aturan itu juga tidak diterapkan ketika kiper dan pemain lawan mengalami benturan dalam satu kejadian dan keduanya sama-sama membutuhkan perawatan.

Pengecualian lainnya berlaku apabila cedera kiper terjadi akibat pelanggaran pemain lawan yang kemudian menghasilkan tendangan bebas.

Artikel ini telah tayang di NadiKabar.