NADIKABAR.COM — Santos meraih kemenangan meyakinkan atas Vasco da Gama. Namun, perhatian justru tertuju pada Neymar yang sempat harus meninggalkan lapangan selama satu menit karena aturan baru di Liga Brasil.
Momen itu terjadi saat Santos menghadapi Vasco pada Minggu (16/8). Santos tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0. di tengah pertandingan, kiper Santos, Brazao, mengalami cedera dan harus mendapatkan perawatan medis. Situasi tersebut kemudian membuat Neymar yang berstatus sebagai kapten tim harus menjalani konsekuensi dari regulasi baru yang diterapkan di kompetisi Brasil.
Dilansir dari Flashscore, aturan baru Serie A Brasil tersebut dibuat untuk mengurangi potensi pemborosan waktu ketika pertandingan berlangsung. Salah satu ketentuan yang mulai diterapkan berkaitan dengan penanganan cedera kiper.
Ketika seorang kiper mendapatkan perawatan medis di lapangan, pelatih harus menunjuk satu pemain lain untuk meninggalkan lapangan terlebih dahulu. Pemain tersebut wajib berada di luar lapangan setidaknya selama satu menit.
Ada batas waktu bagi pelatih untuk menentukan pemain yang akan keluar. Pelatih hanya memiliki waktu 10 detik untuk menunjuk pemain.
Jika keputusan tidak dibuat dalam batas waktu tersebut, aturan secara otomatis membuat kapten tim menjadi pemain yang harus meninggalkan lapangan.
Itulah yang kemudian terjadi di kubu Santos. Pelatih Santos tidak menentukan pemain dalam waktu yang tersedia. Alhasil, Neymar yang mengenakan ban kapten harus menjadi pemain yang keluar lapangan selama minimal satu menit.
Momen tersebut membuat Neymar tercatat sebagai 'korban' pertama dari aturan baru tersebut di Liga Brasil. Bukan karena pelanggaran atau kartu, pemain bintang itu harus meninggalkan lapangan akibat konsekuensi dari cedera yang dialami rekan setimnya.
Meski demikian, aturan tersebut tidak berlaku untuk semua situasi cedera kiper. Ada sejumlah pengecualian yang telah ditetapkan.
Kiper tetap bisa mendapatkan perawatan tanpa konsekuensi tersebut apabila mengalami pendarahan. Aturan itu juga tidak diterapkan ketika kiper dan pemain lawan mengalami benturan dalam satu kejadian dan keduanya sama-sama membutuhkan perawatan.
Pengecualian lainnya berlaku apabila cedera kiper terjadi akibat pelanggaran pemain lawan yang kemudian menghasilkan tendangan bebas.
Artikel ini telah tayang di NadiKabar.