NADIKABAR.COM — Seorang siswa berusia 15 tahun kehilangan satu tangannya setelah mengambil granat polisi saat mengikuti aksi unjuk rasa di seluruh Prancis. Aksi protes yang menuntut perbaikan kondisi sekolah ini telah mengganggu kegiatan belajar-mengajar di ratusan sekolah sejak pekan lalu.
Dilansir kantor berita AFP, Senin (5/10/2026), peristiwa itu terjadi di Lens, bagian utara Prancis. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa siswa itu mengambil granat sting-ball yang ditembakkan oleh polisi, lalu meledak di tangannya.
Sejak akhir September, para siswa telah memblokir akses masuk ke ratusan sekolah. Mereka mengeluhkan berbagai masalah, seperti kekurangan guru, jadwal pelajaran yang terlalu padat, ruang kelas yang rusak, hingga bangunan sekolah yang tidak memadai saat suhu udara melonjak naik.