NADIKABAR.COM — Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memprediksi ekspor hilirisasi mineral kritis dapat menyentuh US$ 50 miliar atau sekitar Rp 898 triliun (kurs Rp 17.970) tahun ini.

Ada tiga produk hilirisasi yang digenjot, yaitu nikel, aluminium, dan komponen baterai lithium.

"Hitungan dari Dewan Ekonomi Nasional, sampai dengan akhir tahun ini hilirisasi nikel, hilirisasi aluminium, dan hilirisasi tadi komponen-komponen lithium baterai itu nilainya akan mencapai sekitar US$ 50 miliar atau naik hampir sekitar 45% dibandingkan ekspor kita pada tahun 2024," ungkap Anggota DEN Septian Hario Seto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).