NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyampaikan nilai ekspor Jakarta secara secara kumulatif Januari hingga Agustus 2026 mencapai 11.052,65 juta dolar AS atau terkontraksi (menurun) sebesar 1,76 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Penurunan pada periode ini utamanya disebabkan ekspor nonmigas yang turun sebesar 224,34 juta dolar AS (minus 2,00 persen).

"Khusus yang nonmigas tercatat senilai 11.002,88 juta dolar AS. Untuk migas tercatat senilai 49,77 juta dolar AS atau terjadi kenaikan sebesar 107,46 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Kamis.