NADIKABAR.COM — Tak jauh dari hiruk-pikuk jalan raya di kawasan Kuramae, Tokyo, dua bendera kecil Merah Putih tampak terpasang bersilang membentuk huruf X di balik pintu kaca sebuah bangunan.

Tepat di antara kedua bendera, tergantung sebuah tulisan Open, Come In. Sementara itu, di atas pintu terbentang sebuah banner yang memperkenalkan identitas tempat ini: SUKA, Indonesian Convenience Store and Eatery, tertulis dalam bahasa Inggris dan Jepang. Bangunan berlantai dua ini membagi ruangnya secara fungsional. Lantai pertama berfungsi sebagai toko kelontong, sedangkan lantai kedua adalah area warung atau tempat makan.

Begitu memasuki ruangan di lantai satu, Theresia Tawan Gayatri Anggraini, sang pemilik SUKA, menyambut hangat dari area kasir.

Rak berisi pernak-pernik UMKM dari Indonesia menyambut pandangan. Isinya berbagai benda yang cocok dijadikan kado atau oleh-oleh untuk warga Negeri Sakura.