Menyadari kesalahan dan bertekad untuk berubah merupakan langkah awal yang mulia. Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Al-Bahjah TV bertajuk "Ingin Berhenti Kecanduan Pornografi, Bagaimana Caranya?", Buya Yahya membagikan sejumlah langkah praktis bagi siapa saja yang ingin terbebas dari kebiasaan buruk ini:

Langkah awal untuk membersihkan kotoran dosa di dalam hati adalah bertobat dan memperbanyak istighfar. Allah SWT berjanji mengampuni hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertobat, sebagaimana firman-Nya dalam Surah An-Nisa ayat 110:

وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

Artinya: "Dan barang siapa mengerjakan kejahatan atau menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

"Pertama, banyak istighfar, karena itu adalah sebuah kesalahan. Istighfar yang banyak agar bersih hati," terang Buya Yahya.

Latih diri untuk membentengi mata dari hal-hal yang tidak pantas. Dorongan nafsu sering kali muncul karena sengaja dipancing melalui tontonan media digital.

"Sebetulnya syahwat Anda tidak ada masalah. Yang menjadi masalah kan Anda sendiri, Anda mengundang syahwat di saat tidak ada pelampiasan. Dengan menonton film dewasa, berarti yang mengundang hawa nafsu kan Anda," tegas Buya Yahya.

Niat berhenti harus diimbangi dengan mengalihkan waktu ke kegiatan bermanfaat. Rutinkan ibadah harian mulai dari berwudhu, memperbanyak sholat sunnah, membaca Al-Qur'an, hingga berpuasa untuk menekan gejolak syahwat.

"Untuk urusan ibadah lakukan saja, nanti sambil meminta semoga Allah menerima. Sebab, dengan semakin banyak melakukan ibadah, maka semakin menyejukkan hati," pungkas Buya Yahya.

Selain ibadah, mengalihkan perhatian dengan berolahraga, mendatangi majelis ilmu, serta menekuni hobi positif akan sangat membantu proses pemulihan fisik dan mental dari kecanduan.