Pembahasan dalam 2nd Borneo Economic Forum 2026 yang diselenggarakan 7–8 Oktober 2026, di Kuching juga telah berkembang dari pertukaran gagasan menuju penjajakan proyek konkret, identifikasi mitra usaha, serta pembahasan rencana implementasi.

Hal ini menunjukkan peluang untuk memperkuat sinergi pemerintah dan sektor swasta dalam membangun konektivitas, mengembangkan rantai nilai regional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Adapun penunjukan Nusantara sebagai tuan rumah forum berikutnya menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi investasi IKN dan memperkuat peran Kalimantan Timur dalam jejaring ekonomi Borneo.

Melalui penyelenggaraan 3rd Borneo Economic Forum 2027, Indonesia diharapkan dapat mendorong kemitraan yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat lintas negara demi mewujudkan Borneo yang semakin terhubung, kompetitif, dan sejahtera.