NADIKABAR.COM — Ikan oarfish yang ditemukan terdampar di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), ternyata bisa dikonsumsi. Munculnya ikan dengan julukan "ikan kiamat" tersebut diduga berkaitan dengan adanya perubahan iklim.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur, Muhammad Tasywiruddin, menyebutkan ikan oarfish bisa dikonsumsi. Kendati demikian, ia mengaku belum pernah mengkonsumsi ikan tersebut secara langsung.
"Saya tidak begitu jelas. Tapi yang jelas ya bisa dimakan, cuma apakah enak atau tidak karena bukan tangkapan umum nelayan, nggak tahu juga apakah enak." katanya, Rabu (26/8/2026).
Tasywir, menjelaskan oarfish yang ditemukan oleh pengunjung di Pantai Pink kemarin usianya masih muda. Ukuran oarfish dewasa bisa mencapai belasan meter.