Muslih mencontohkan, beberapa tahun terakhir oarfish telah muncul di beberapa negara, seperti di Jepang, Australia hingga Selandia Baru. Namun, setelah itu tidak ada terjadi di negara-negara tersebut seperti yang diperbincangkan di media sosial (medsos).

"Ikan ini sudah beberapa kali oarfish tedampar di India, Australia, dan Selandia Baru, tapi tidak ada gempa maupun bencana yang terjadi di negara itu," terangnya.

Meskipun ikan tersebut aman untuk dikonsumsi, Muslih mengingatkan adanya kontaminasi dari bakteri yang dapat membahayakan kesehatan. Mengingat, ikan tersebut ditemukan dalam keadaan mati.

"Aman untuk dikonsumsi, tapi kebanyakan ikan ini ditemukan sudah mati cukup lama, takutnya sudah terkontaminasi oleh bakteri pembusuk. Sama halnya dengan ikan konsumsi yang lain, kalau sudah lama mati bisa berbahaya juga buat kesehatan," beber Muslih.